Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

SELENDANG LANGIT

~oOo~ “Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I'm not sure about the universe.”
Albert Einstein “I'm sure the universe is full of intelligent life. It's just been too intelligent to come here.”
Arthur C. Clarke
Seberapa jauh  keingintahuan seorang pemuda mampu mendorongnya untuk membongkar rahasia langit? Apa pun akan dilakukannya. Semenjak kecil kepalanya telah disumpali banyak dongeng mengenai makhluk-makhluk langit yang turun ke desa. Katanya mereka turun meluncuri pelangi sehabis hujan badai. Jaka yang yatim piatu tinggal bersama kakeknya, dari kakeknya itulah kisah-kisah menakjubkan tentang makhluk langit ia dengar. Sampai-sampai ia sepenuh hati mempercayai. Karena dari cara kakeknya bertutur, begitu teratur, sembari mempraktikkan akupuntur. Kakeknya itu bernama Ki Olorupo. Memang mukanya buruk rupa, tapi keahliannya mengobati  sangat dijunjung tinggi. Ki Olorupo menguasai ilmu mantik, ilmu falak, ilmu perbintangan. Semua ilmu itu menunjang prakti…

CRYING STONEMAN

~oOo~ “Forgiveness is the fragrance that the violet sheds on the heel that has crushed it.”
Mark Twain
Di karang di tepi pantai, sebuah patung dengan muka merana berdiri. Tubuh batunya itu sudah rapuh diterjang badai dan disambar petir. Tapi hukuman abadinya masih harus berjalan. Sudah beratus tahun lamanya kisah itu berlalu, tentang seorang anak durhaka yang dikutuk ibunya menjadi batu. Karena kisah itu, banyak orang yang sengaja datang dan mengambil hikmah dari peristiwa naas itu. Jangan durhaka sama ibu. Tapi patung merana itu tidaklah tak memiliki jiwa. Bukan patung biasa hasil pahatan. Memang, tentu saja, karena penciptaannya melibatkan kutukan. Amarah ibu adalah murka dewata. Jiwa yang ditanggungkan itu, tersiksa oleh penyesalan mendalam. Api siksanya berbahan bakar sesal. Mendidihkan hati hingga mencair menjadi air mata. Air mata yang merembes keluar dari mata patung itu meninggalkan jejak erosi. Setiap hari sepanjang hidupnya tak berhenti ia memohon ampun kepada dewata dan sang ib…